headerphoto

Guru Honor Minta Diangkat

Daerah Sumatera Selatan
Guru Honor Minta Diangkat
Rabu, 21/11/2007

PANGKALAN BALAI (SINDO) – Warga Kec Makarti Jaya, Kab Banyuasin, meminta Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed untuk lebih memprioritaskan para guru honor untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab, selama ini masih banyak guru yang bertugas di wilayah tersebut masih berstatus honor. Padahal, para guru tersebut telah bekerja puluhan tahun. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Makarti Jaya Syam Amir Muchtar mengatakan, dia berharap para guru honor di desanya dapat secepatnya diangkat menjadi PNS. Karena dengan gaji yang sangat minim,para guru honor tersebut merasakan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. ”Mereka itu sering mengeluh kepada saya karena selama ini belum ada perhatian yang khusus dari pemerintah setempat.

Dan mereka juga berharap agar pemerintah, khususnya Bupati Banyuasin dapat mengangkat mereka menjadi PNS. Padahal,mereka itu sudah lama menjadi guru di desa kami,”kata Syam pada acara pelantikan Kades dan BPD se-Kec Makarti Jaya dan Talang Kelapa,kemarin di Desa Pendowo Harjo, Kec Makarti Jaya,Kab Banyuasin. Bahkan menurut Sunarto, ada beberapa guru honor yang bertugas di desanya berasal dari Palembang. Akibatnya, biaya operasional pun sangat besar, sehingga guru tersebut harus menginap di salah rumah warga.Karena jika tidak, dikhawatirkan para siswa tidak bisa belajar.

Menanggapi hal tersebut Kadiknas Banyuasin M Isnaini mengatakan, hingga tahun 2007 guru honor di Banyuasin sebanyak 627 orang.Sementara Banyuasin memiliki formasi honor yang diangkat menjadi PNS sebanyak 660. Dirinya tidak mengetahui berapa jumlah guru honor yang akan menjadi PNS. ”Mudah-mudahan saja semuanya dapat diangkat menjadi PNS. Namun yang ingin saya tekankan, apakah mereka itu guru honor APBN dan APBD ataukah honor komite. Karena sesuai PP 48/2006 honor yang akan diangkat adalah honor APBD dan APBN terakhir tahun 2005,” sebutnya. (jemi astuti)

0 komentar: